Saturday, 24 August 2013

Surat untuk Sky




Dear Sky,

Kabar baik kan? Aku yakin kamu lagi bahagia, karna menurutku dimana pun tempat yang belum pernah aku kunjungi akan selalu keren. Hehe.

Oh iya,. Kamu kan selalu membawa kebahagiaan.

Aduh, aku juga lupa. Kamu kan di surga, centra-nya kebahagiaan.

Sky,

Aku putuskan untuk mengirim surat ini buat kamu, aku kangen.

Di surga ada internet kan ya? Aku yakin ada lah. Kata Mama, di Surga kan ada banyak hal keren, semua ada termasuk internet. Iya kan? Apa sih yang enggak bisa diciptakan oleh Tuhan. Banyak hal keren yang diciptakan Tuhan, contohnya aku, kamu, Mama dan kebahagiaan lainnya.

Wednesday, 14 August 2013

WHY?




WHY ?

(Aku bertemu dia)



(2/8) Jum’at itu memang seperti biasanya, dan semua orang tetap memberinya nama “hari pendek”. Padahal menurutku semua hari itu sama, 24 jam. Hari itu aku tetap ke kampus tidak kuliah, mengurusi surat-surat organisasi. Entah apa yang aku pikirkankan, melakukan hal yang tak pernah aku bayangkan sejak akan masuk perguruan tinggi. Sepi, jangankan mahasiswa biasa-biasa itu, teman-teman se-organisasiku pun juga sudah mulai pergi meninggalkan kampus a.k.a Mudik. Just enjoying my way.

Do: Waiting.

Aku masih duduk di Shelter menunggu seseorang dan sesuatu yang ia bawa. Janah dan surat, aku menunggu mereka. Yakin deh ini akan membosankan, dan ternyata keyakinanku dikuatkan oleh sebuah SMS dari Janah yang masuk ke Hapeku. “Dit bantar yo, aku mandi dulu.”

Monday, 29 July 2013

ELEONORA





Aku berasal dari kaum yang terkenal dengan semangatnya yang membara dan hasrat yang menggebu. Orang-orang menyebutku gila; namun pertanyaan yang muncul belum kunjung terjawab, apakah kegilaan merupakan kecerdasan yang tertinggi atau bukan - apakah begitu menganggungkan - apakah begitu mendalam - semua tidaklah tumbuh dari pikiran semata, namun berasal dari puncak tertinggi kekuatan intelektual. Mereka yang bermimpi di siang hari memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap berbagai hal yang luput dari pandangan mereka yang hanya sanggup bermimpi di malam hari. Dalam pandangan mereka yang kelabu mereka menangkap sekilas keabadian dan getaran-getaran, dan dalam terbangun, mereka sadar telah berada di tepi rahasia besar. Dalam sekejap, mereka mampu memahami kebaikan yang diajarkan oleh kebijaksanaan dan hanya sedikit pengetahuan mengenai keburukan yang mereka resapi. Meskipun demikian, mereka tampaknya mengarungi samudera “cahaya tak terlukiskan” yang begitu luas membentang tanpa penunjuk arah atau tanpa kayuh, persis seperti petualangan ahli geografi Nubian, “agressi sunt mare tenebrarum, quid in eo esset exploraturi.”

Monday, 24 June 2013

Andai Aku yang Buat Skenario, Andai.



Andai Aku yang Buat Skenario, Andai.

Ini sih umpamanya
Umpamanya ya
Umpamanya Aku buat cerita negri dongeng atau barang romantic lainnya
Ceritaku dinovelin
Terus umpamanya lagi cerita itu di sinetronkan
Sinetronnya booming, umpamanya
Dibuatlah film
Umpamanya laku
Dunianya istana
Istana khas bangsa yang belum dikasih nama
Disana keren

SITUATION




(Kamis,20/06/13). “Kayak’e sih Santai-santai wae ki.. Kayak’e sih Tenang Lancar wae ki.. Asline yo Galau dewe. Amsyong!” ß Status Facebook ku yang udah aku hapus. Dan kakakku langsung mengkonfirmasi lewat telpon dari Jakarta. Dan aku menjawab “Hehe.. Enggak.” Aku nulis catatan ini mungkin karena situasinya juga mendukung. Malam, hujan, di kamar dan habis nonton film. Perahu Kertas, Maudy Ayunda. Hwhw..

Wednesday, 19 June 2013

Harapan





“Kalo kamu terus-terusan membandingkan Harapan dan Realita, jangan harap tuhan mengabulkan harapanmu selanjutnya”.

Harapan dalam hidup itu sangatlah baik, bisa menjadi motivasi ataupun standard target, capaian dan rencana yang harus dicapai/dilakukan. Harapan atau yang juga biasa disebut impian, hope ataupun dream ini bisa dimaksudkan untuk cita-cita atau cinta, mungkin juga berbentuk do’a. Membahas harapan jadi ingat waktu zaman Sekolah Dasar (SD), mungkin tidak banyak yang menyadari bahwa masa-masa sekolah khususnya saat SD itu, kita telah/mencoba melakukan hal yang repot/rempong atau tidak afektif karena 2 kali kerja, yaitu: 1. Menggantungkan Cita-cita/Harapan setinggi langit, dan 2. Meraihnya kembali. Ah, Eksplorasi anak dibawah umur itu. Mamaku sering bernasehat sebelum aku berangkat sekolah. Pada zaman SD sebelum aku berangkat ke sekolahan, mamaku selalu menepuk pundakku dan dengan sok misterius bilang “Nak, teruslah bermimpi”. Dan aku pun menaatinya, tidur di kelas.

Tuesday, 12 March 2013

Kisah Ratu Debbie dan Kekasihnya, Tony.


Kisah Ratu Debbie dan Kekasihnya, Tony
Pada suatu hari, hiduplah seorang ratu fiktif bernama Ratu Debbie, yang memerintah daerah tempat kisah ini berlangsung, kisah yang sebenarnya dikarang-karang saja . Daerah fiktif ini memiliki pohon lollipop yang tumbuh di mana-mana, tikus-tikus bernyanyi yang melakukan semua pekerjaan, dan singa buas fiktif yang menjaga istana dari musuh fiktif. Ratu Debbie punya kekasih bernama Tony, yang tinggal di kerajaan tetangga yang fiktif. Karena mereka hidup begitu berjauhan, Debbie dan Tony tidak dapat sering-sering bertemu, tapi terkadang mereka keluar makan malam dan menonton film, atau melakukan berbagai hal fiktif bersama-sama.