Aku berasal dari kaum yang terkenal dengan semangatnya yang
membara dan hasrat yang menggebu. Orang-orang menyebutku gila; namun pertanyaan
yang muncul belum kunjung terjawab, apakah kegilaan merupakan kecerdasan yang
tertinggi atau bukan - apakah begitu menganggungkan - apakah begitu mendalam -
semua tidaklah tumbuh dari pikiran semata, namun berasal dari puncak tertinggi
kekuatan intelektual. Mereka yang bermimpi di siang hari memiliki kesadaran
lebih tinggi terhadap berbagai hal yang luput dari pandangan mereka yang hanya
sanggup bermimpi di malam hari. Dalam pandangan mereka yang kelabu mereka
menangkap sekilas keabadian dan getaran-getaran, dan dalam terbangun, mereka
sadar telah berada di tepi rahasia besar. Dalam sekejap, mereka mampu memahami
kebaikan yang diajarkan oleh kebijaksanaan dan hanya sedikit pengetahuan
mengenai keburukan yang mereka resapi. Meskipun demikian, mereka tampaknya
mengarungi samudera “cahaya tak terlukiskan” yang begitu luas membentang tanpa
penunjuk arah atau tanpa kayuh, persis seperti petualangan ahli geografi
Nubian, “agressi sunt mare tenebrarum, quid in eo esset exploraturi.”
Monday, 29 July 2013
Monday, 24 June 2013
Posted by Aditya Damar Aji Yudha on 02:41 with No comments
Andai Aku yang
Buat Skenario, Andai.
Ini sih umpamanya
Umpamanya ya
Umpamanya Aku buat
cerita negri dongeng atau barang romantic lainnya
Ceritaku dinovelin
Terus umpamanya lagi
cerita itu di sinetronkan
Sinetronnya booming,
umpamanya
Dibuatlah film
Umpamanya laku
Dunianya istana
Istana khas bangsa
yang belum dikasih nama
Disana keren
Posted by Aditya Damar Aji Yudha on 02:39 with No comments
(Kamis,20/06/13).
“Kayak’e sih Santai-santai wae ki.. Kayak’e sih Tenang Lancar wae ki.. Asline
yo Galau dewe. Amsyong!” ß
Status Facebook ku yang udah aku hapus. Dan kakakku langsung mengkonfirmasi
lewat telpon dari Jakarta. Dan aku menjawab “Hehe.. Enggak.” Aku nulis catatan
ini mungkin karena situasinya juga mendukung. Malam, hujan, di kamar dan habis
nonton film. Perahu Kertas, Maudy Ayunda. Hwhw..
Wednesday, 19 June 2013
Posted by Aditya Damar Aji Yudha on 02:37 with No comments
“Kalo kamu
terus-terusan membandingkan Harapan dan Realita, jangan harap tuhan mengabulkan
harapanmu selanjutnya”.
Harapan dalam
hidup itu sangatlah baik, bisa menjadi motivasi ataupun standard target,
capaian dan rencana yang harus dicapai/dilakukan. Harapan atau yang juga biasa
disebut impian, hope ataupun dream ini bisa dimaksudkan untuk cita-cita atau
cinta, mungkin juga berbentuk do’a. Membahas harapan jadi ingat waktu zaman
Sekolah Dasar (SD), mungkin tidak banyak yang menyadari bahwa masa-masa sekolah
khususnya saat SD itu, kita telah/mencoba melakukan hal yang repot/rempong atau
tidak afektif karena 2 kali kerja, yaitu: 1. Menggantungkan Cita-cita/Harapan
setinggi langit, dan 2. Meraihnya kembali. Ah, Eksplorasi anak dibawah umur itu.
Mamaku sering bernasehat sebelum aku berangkat sekolah. Pada zaman SD sebelum
aku berangkat ke sekolahan, mamaku selalu menepuk pundakku dan dengan sok
misterius bilang “Nak, teruslah bermimpi”. Dan aku pun menaatinya, tidur di
kelas.
Tuesday, 12 March 2013
Posted by Aditya Damar Aji Yudha on 00:04 with No comments
Kisah Ratu Debbie dan Kekasihnya,
Tony
Pada suatu hari, hiduplah seorang ratu
fiktif bernama Ratu Debbie, yang memerintah daerah tempat kisah ini
berlangsung, kisah yang sebenarnya dikarang-karang saja . Daerah fiktif ini
memiliki pohon lollipop yang tumbuh di mana-mana, tikus-tikus bernyanyi yang
melakukan semua pekerjaan, dan singa buas fiktif yang menjaga istana dari musuh
fiktif. Ratu Debbie punya kekasih bernama Tony, yang tinggal di kerajaan
tetangga yang fiktif. Karena mereka hidup begitu berjauhan, Debbie dan Tony
tidak dapat sering-sering bertemu, tapi terkadang mereka keluar makan malam dan
menonton film, atau melakukan berbagai hal fiktif bersama-sama.
Friday, 23 November 2012
Posted by Aditya Damar Aji Yudha on 04:37 with No comments
Hay. Masih
disuasana musim hujan, sambil bersandar ditembok kamar aku nulis tulisan ini. Semua
orang rumah sudah tertidur, terakhir adalah suara bapakku yang membangunkan
adikku yang tertidur di depan tv agar masuk ke kamar. Aku cuma mau bilang dan
cerita kalo aku kangen nenekku (super grand-Ma) <<ibu dari ibunya ibuku,
jadi sebenarnya dia itu “mbah buyut”ku>>
Sunday, 18 November 2012
Posted by Aditya Damar Aji Yudha on 18:29 with No comments
CINTA si TUPAI JUNIOR
(18/11/12). Aku
mulai nulis ini di atas ranjang
bergambar Aladin di dalam kamar tidurku, karena diluar hujan. Kamar yang sangat
berantakan, apalagi mejanya. Majalah, buku, celana olahraga, jaket, kemeja,
ultraman semua ada di atas meja. Termasuk laptop dan hape. Maklum, sambil
dengerin lagu dan smsan sama pacar (baru). #cie.
TAHUN 2010, KULIAH, SEMESTER PERTAMA. Sesuatu yang
menggelegar bukan? Biasa aja ya. Ketika itu Aku biasa dipanggil Damar, bukan Aditya.
Karena bukan Cuma aku tok yang nama
awalnya Aditya. Pasaran. Bukan salah ibu, bapak, ketua RT atau siapapun kalo
namaku pasaran, dan bukan soal nama juga yang mau aku certain disini.
Sebenarnya Aku paling males kalo mengungkapkan keluguanku didepan umum, tapi
gak apa-apa lah demi kemaslahatan masyarakat. #gak penting.
Subscribe to:
Posts (Atom)


